oleh

Badko TPQ Jateng Ajak Kader Hilangkan Paham Intoleran

Faster.id, Semarang -Ketua Umum Badko TPQ Jateng, H Ateng Chonzany Miftah, mengajak semua kadernya menghilangkan paham-paham intoleran. Hal itu menyusul yel-yel video viral menyebutkan ‘Islam Islam Yes, Kafir Kafir No.

Kalau dengan saudara sendiri saja tidak bisa kasih sayang, lalu bagaimana dengan yang lain-lain, maka paham intoleransi harus dihilangkan,” terang dia saat sambutan pelantikan pengurus Badko TPQ se-Jateng masa khidmat 2018-2022 di Masjid Agung Jawa Tengah, Minggu (23/02/2020).

Menurutnya, yel-yel demikian tidak patut diajarkan. Sebab, orang yang beragama tentu tahu kalau Tuhan itu maha pengasih menciptakan agama sebagai rahmatan lil alamin. Artinya memberikan kasih sayang kepada alam semesta termasuk sesama manusia.

Pengukuhan Badko kali ini unik, karena ternyata sudah lebih dahulu dilakukan pelantikan, mengigat sebelumnya sudah memperoleh Surat Keputusan dari Ketua Umum.

Tak hanya pengukuhan, tetapi pengurus Baqko secara bersamaan menggelar rapat kerja, yang dihadiri perwakilan pengurus di 35 wilayah di Jateng. Beberapa point raker yang ditekankan antara lain delegasi kafilah festival anak soleh Indonesia nasional, yang akan dilaksanakan di Kalimantan Tengah. Kemudian seragam Badko, program kerja, pedoman kesekretariatan, peraturan organisasi.

Sebelum di kukuhkan, para pengurus lebih dahulu membacakan ikrar berkhidmat, yang isinya ada 2 point. Intinya berisi siap berkhidmat mengembankan tugas dan amanah demi jalannya organisasi. Kemudina turut mendukung kemajuan dakwah Al-Quran, guna menyiapkan generasi qurani, yang kokoh beraqidah, rajin beribadah, berbudi pekerti luhur, cinta tanah air dan NKRI.

Terpisah, Plt. Kepala Kanwil Kementrian Agama Jateng, Ahyani mengatakan, generasi qur’ ani merupakan generasi yang menjadikan Al quran sebagai pedoman hidup, meyakini kebenaran Alquran, membaca, menghafal dan memamahinya dengan benar dan baik, serta mengamalkannya dalam seluruh aspek kehidupan.

Dengan Alquran, Rasulullah juga berhasil mencetak sebuah umat yang kuat aqidahnya, benar ibadahnya, dan bagus akhlaknya serta tinggi peradabannya,” kata Ahyani. (006)

Berita Terkini