oleh

DPO Pidana Hak Paten, Surya Soedharma Dicokok Usai Bersaksi di Tipikor Semarang

Faster.id, Semarang – Terpidana Surya Soedharma bin Lie Tjek Jauw dicokok petugas Kejaksaan Negeri Semarang, usai bersaksi di Pengadilan Tipikor Semarang jalan Abdurrahman Saleh, Rabu (15/01/2020). Terpidana digelandang tim DPO Kejari Semarang usai memberikan keterangan saksi dalam perkara suap terhadap Kusnin, sekitar pukul 13.30 WIB.

Kepala Kejari Kota Semarang, Simurung Pandapotan Simaremare mengatakan terpidana berstatus DPO setelah inkrah Putusan Kasasi Mahkamah Agung RI Nomor 4157 K/Pid.Sus/2019 tanggal 12 Desember 2019, dimana melanggar Pasal 103 huruf a UU No. 17 Tahun 2006, tentang Perubahan atas UU Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan jo Pasal 64 ayat (1) KUHP, dengan amar putusan berupa pidana penjara selama 2 (dua) tahun dan pidana denda sebesar Rp 2.500.000.000,00 (dua miliar lima ratus juta rupiah).

“Semalam DPO sudah dibawa ke Lapas Kedungpane Semarang untuk ditahan setelah buron,” kata dia.

Pihaknya menyatakan terpidana tersebut telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pemakaian hak paten merk. Dengan sengaja dan tanpa hak menggunakan merek yang sama pada pokoknya dengan merek terdaftar milik pihak lain untuk barang dan atau jasa sejenis yang diproduksi dan/ atau diperdagangkan dan menghukum terdakwa tersebut.

Oleh karena itu, lanut dia,  dipidana penjara selama 1 (satu) tahun dan 6 (enam) bulan dan denda sebesar Rp.25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah) apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 2 (dua) bulan.

Diketahui, terpidana merupakan Direktur Utama PT. Surya Semarang Sukses Jayatama yang merupakan perusahaan importir dan perdagangan alat pertukangan, alat bangunan serta spare part sepeda, dengan lokasi kantor yang terdaftar di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta adalah di Jl. MT. Haryono Nomor 760-762 Ruko Karang Turi Blok N Semarang– Jawa Tengah.  (006)

 

Berita Terkini