oleh

ARB Minta Uji Lab Kualitas Bangunan Gapura Nusantara

Faster.id, Pekalongan – Sejumlah anggota DPRD menyesalkan kualitas bangunan Gapura  Nusantara di Alun-Alun Kota Pekalongan sangat buruk.

Ketua Komisi B DPRD Kota Pekalongan Abdul Rozak meminta agar inspektorat melakukan uji lab pekerjaan item pengecatan. Pasalnya, hasil pekerjaannya diduga ada kejanggalan tidak sesuai spek.

“Anda bohong itu, anda bohong itu kalau catnya merk mowilex. Kok anda itu malah tidak tahu itu merk cat apa. Kita bayar lunas lho. ? Tidak gratisan. Kamu harus tanggungjawab nanti kita undang rapat dewan,” tuding Rozak saat sidak dihadapan Direktur CV. Kuda Mas, Rabu (15/01/2020).

Menurut Rozak, merk cat mowilex merupakan cat dengan kualitas sangat bagus. Apabila kotor dapat dihapus dengan air. Sebab, merk cat mowilex memiliki lapisan karet yang anti luntur dan dapat dibersihkan. “Nggak mungkin itu kalau catnya merk mowilex. COba nanti kamu kalau kotor, kasih air saja. Tidak mungkin seperti ini mas,” tandasnya.

Proyek senilai Rp2,33 miliar itu dinilai tidak sesuai spek saat temuan rombongan anggota dewan melakukan sidak di lokasi. Setelah dilakukan sidak di lokasi, sejumlah anggota DPRD menilai kontruksi Gapura Nusantara tidak etis. Beberapa item pekerjaan masih perlu pembenahan. Sebab, beberapa item pekerjaan tidak sesuai kualitas perencanaan.

Dalam kesempatan itu, tampak rombongan terdiri dari Ketua DPRD Balgis Diab, Wakil Ketua DPRD Edy Supriyanto, Ketua Komisi B Abdul Rozak, Mabrur Salim, H Rizkon, Azmi, Mungzilin, dan anggota DPRD lain.

Mereka tampak marah-marah terhadap Direktur CV. Kuda Mas. Pasalnya, selaku direktur tidak tahu menahu pelaksanaan pekerjaan saat ditanya sejumlah anggota DPRD.  (007)

 

Berita Terkini