oleh

Hendi Respon Positif Bisyaroh Pengajar Badko TPQ

Faster.id, Semarang – Walikota Semarang, Hendrar Prihadi bakal serius memperhatikan bisyaroh para ustad/ ustadzah pengajar Badko Taman Pendidikan al Quran hingga mencapai 100 persen.

Hal itu dikemukakan Walikota saat menerima kunjungan silaturahmi bersamaan audiensi pengurus Badan Kordinasi Taman Pendidikan al-Quran (Badqo TPQ) Kota Semarang 2020-2024 di Balaikota Semarang, Jumat (07/02/2020).

“Saya akan berusaha memenuhi bisyaroh para pengajar Badko,” kata Hendi.

Dr Bahrul Fawaid didapuk menjadi Ketua Badko TPQ Kota Semarang dan Sekretarisnya, Nurul Yakin. Keduanya ditemani 15 perwakilan pengurus lainnya. Dalam acara itu, ada 4 point penting yang disampaikan, pertama terkait hasil Musyawarah Daerah (Musda) VI yang intinya sudah terbentuknya kepengurusan baru, kemudian keberadaan organisasi itu siap untuk bersinergi mensukseskan program Pemkot Semarang

“Kami juga mendaulat pak Walikota (Hendrar Prihadi) untuk berkenan jadi Ketua dewan pengawas, awalnya mau dijadikan ketua dewan pembina. Namun beliau menghendaki yang duduk di dewan pembina adalah ustad-ustad sepuh, sehingga cukup di dewan pengawas,” kata Bahrul Fawaid.

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi didaulat juga sebagai Ketua Dewan Pengawas.

Menurutnya, keberadaan TPQ cukup mendukung dalam pengembangan moral dan ahlaq anak bangsa. Dikatakannya, peran Badko TPQ, sesuai dengan tagline yang di pedomani organisasinya adalah menyiapkan generasi qurany, menyongsong masa depan gemilang.

“Pada titik itu, program badko praktis bagaimana menjabarkan visi besar tersebut melalui upaya internalisasi moral dalam kehidupan sehari-hari,”ujarnya.

Ia menyampaikan, Pemkot Semarang dalam hal ini, Walikota Semarang dan Wakil Walikota Semarang merupakan bapak sekaligus mitra strategis Badko TPQ Kota Semarang. Apalagi, lanjutnya, sudah banyak program yang sudah berjalan dari tahun ke tahun, seperti pembinaan asatidz TPQ kota Semarang, wisuda Bersama TPQ Kota Semarang, fasilitasi kegiatan keagamaan TPQ di Kota Semarang.

“Termasuk pemberian bisyaroh bagi ustadz TPQ Kota Semarang, untuk 2.525 ustadz TPQ, dengan total nilai 10,6 miliar, serta banyak kegiatan-kegiatan lainnya. Maka kami sangat berterimakasih dengan kebijakan bapak Hendi dan ibu Ita yang peduli TPQ,” jelasnya.(006/uki)

Berita Terkini