oleh

Kejari Semarang Tangkap DPO Kasus Pemalsuan Surat

Faster.id, Semarang – Tim Kejaksaan Negeri Semarang berhasil menangkap terdakwa Tony Kurniawan Sukamto sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) bertempat di perumahan Semawis Kelurahan Kedungmundu Kecamatan Tembalang, Rabu kemarin. Penangkapan itu terkait dugaan pemalsuan surat milik PT Global Investama Engineering yang telah diputus dalam sidang di Pengadilan Negeri Semarang pada 14 Desember 2015.

Kasi Tipidum, Edy Budianto membenarkan telah melakukan penangkapan terdakwa kasus penipuan surat dalam putusan kasasi nomor: 1302 K/PID/2015 dengan vonis tahanan 6 bulan penjara. Kejadian itu bermula terdakwa memalsukan surat purcahe order (PO) jasa instalasi jaringan BTS milik BPD dengan tender sebesar Rp.141 jutaan.

“Terdakwa bersama terdakwa lain telah melakukan membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak, perikatan atau pembebasan hutang, atau yang diperuntukan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah – olah isinya benar atau tidak dipalsu yang dilakukan oleh terdakwa dengan cara – cara sebagai berikut,” kata Edy Budianto.

Ia mengatakan pemalsuran melilit terdakwa yang membuat PO, tanpa sepengetahuan dan seijin pihak management perusahaan memberikan pekerjaan pemasangan instalasi. Semula terdakwa memiliki saham 25 persen dalam perusahaan PT GIE dan menduduki jabatan direktur dua dengan jabatan mengawasi proyek. “Terdakwa pada 07 Mei 2012 menyampaikan pengunduran diri dalam Rapat Umum Pemegang Saham, yang semula sebagai Direktur II. Lalu paska pengunduran diri adalah karyawan,” beber dia.

Terdakwa merupakan terpidana yang melarikan diri paska putusan. Pengadilan Negeri Semarang menjatuhkan pidana 6 bulan kurang, namun melarikan diri saat akan dibawa petugas Lapas untuk dilakukan penahanan.  Terdakwa berhasil melarikan diri dan bersembunyi selama empat tahun sampai kini (007)

Berita Terkini