oleh

Kubu PERADI “Rumah Bersama” Buka Pintu Rekonsiliasi Kepada Otto Hasibuan

Faster.id – Kubu Perhimpunan Advokat Indonesia “Rumah Bersama” membuka pintu rekonsiliasi terhadap kubu Otto Hasibuan untuk bersatu menjadi organ Peradi yang utuh.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Peradi Semarang Broto Hastono pun berharap demikian dan mendorong agar kubu sebelah bersedia mengadakan Munas kembali, seperti halnya harapan Ketua Umum Luhut MP.

“Pak Luhut malah mengharapkan satu perahu lagi itu tidak masalah. Kalau memang Peradi bisa dipersatukan, why not ?. Karena persatuan advokat itu kita yang dicita-citakan,” ujar dia, usai Musyawarah Cabang kesatu DPC Peradi Semarang di Hotel New Puri Indah Semarang, Sabtu (02/11/2019).

Ia mengatakan Luhut MP Pangaribuan bersedia mundur menjadi Ketua DPN Peradi “Rumah Bersama Advokat”, manakalah kubu Otto Hasibuan bersedia mengadakan munas kembali.

Kesempatan itu terus dibuka Luhut MP kepada kubu Peradi yang dipimpin Fauzie Yusuf Hasibuan. Tak hanya paska putusan gugatan nomor perkara nomor: 667/Pdt.G/2017/PNJP yang tidak diterima (niet ontvankelijke) oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada 31 Oktober 2019.

“Jiwa rekonsiliasi itu sudah sebelum putusan tersebut. Sampai detik ini lo, meskipun kemarin ada putusan itu,” beber dia.

Dalam pertimbangan hukumnya, hakim, menyatakan oleh penundaan Munas Makassar pada Maret 2015 ditunda Otto Hasibuan sendiri. Hal itu dinilai cacat hukum karena legal standing sebagai penggugat bukan subjek hukum. Oleh karena penundaan Munas selama tiga bulan di Pekan Baru, dinilai melanggar AD/ART PERADI. Justru Munas II Makasar tetap dilanjutkan kembali dengan menetapkan 5 carteker, salah satunya Luhut MP Pangaribuan dengan sistem one man one vote oleh Dewan Pimpinan Cabang yang masih bertahan di ruangan Munas Makassar. (uky)

Berita Terkini