oleh

Lantai Gapura Nusantara Pekalongan Rusak Ramai Protes Netizen

Faster.id, Pekalongan – Belum genap satu bulan diresmikan Wali Kota Pekalongan pada 22 Desember kemarin, Gapura Nusantara yang terletak di Alun-Alun Pekalongan telah rusak pada bagian lantai dasar. Sejumlah netizen warga di sosial media ramai-ramai ‘menghujat pedas’ bangunan yang menelan anggaran Rp11 miliar dari APBD tersebut.

Seperti pemilik akun Facebook Selly Cell, dilansir pada Sabtu, pukul 09.19 mengkritik “Mending nge duwete nggo ngelebar ke masjid ketimbang gapuro. Jal yen Jum at, cek dewe sing Jumatan ting mbludak…malah gawe gapuro dana ne ra umum. Jadi tanda tanya curiga apakah pantas gapuro seharga itu apa ada yang lainnya”.

Kritik para warga netizen pula dilontarkan oleh anggota DPRD Kota Pekalongan dengan pemilik akun facebook, Nashr yang dilansir pada Sabtu pukul 09.30, menyatakan alih alih menjadi gerbang nusantara menjadi kebanggan kota tapi yang justru menjadi gerbang kematian”.

Menanggapi meme netizen di medsos, Pegiat Anti Korupsi Pekalongan Amad Yusub mengatakan pembangunan Gapura Nusantara sebagai icon Kota Batik dari awal dibuat tergesa-gesa, tanpa memperhatikan perencanaan yang benar,karena sudah mendatangkan kontraktor dari luar daerah.

“Kejadian ini merupakan preseden buruk, karena proyek-proyek paket lainnya dengan nilai miliaran didatangkan dari kontraktor luar. Banyak proyek-proyek serupa yang dilakukan perencanaan, dan pelaksanaan dengan benar,” ujar Ketua Ikadin Pekalongan itu.

Dirinya telah melakukan konfirmasi dengan konsultan pengawas dan perencana, jika proyek tersebut belum selesai dikerjakan sesuai perencanaan, namun telah dilakukan pembayaran 100 persen dan telah dituangkan Berita Acara Serah Terima (BAST) Pekerjaan I oleh Pengguna Anggaran dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPkom). (007)

 

Berita Terkini