oleh

Pengacara Rektor Undip Bantah Pencopotan Prof Suteki Pesanan Menristekdikti

Faster.id – Kuasa hukum Prof Yos Johan Utama, Mohtar Hadi Wibowo membantah pencopotan guru besar ilmu hukum Prof Suteki bukan pesanan Menristekdikti Prof Moh Nasir, melainkan melanggar edaran Peraturan Menteri PAN RB.

“Jadi bukan karena diberhentikan akibat jadi saksi ahli di MK, melainkan status-status media sosialnya, kami sudah ajukan sebagai bukti. Jadi status facebook itu bukan guyonan,” tendas dia kepada wartawan, Sabtu (23/11/2019).

Dalam kasus pencopotan tambahan Ketua Prodi Magister Ilmu Hukum, Ketua Senat Fakultas Hukum dan Anggota Senat IV Universitas Diponegoro, kata dia, unggahan status-status difacebook yang diposting Penggugat. Dengan demikian pemberhentian itu bukan atas dasar permintaan Menristek Dikti melainkan bukti-bukti status facebook penggugat. Dengan demikian pihaknya menilai Suteki melanggar sumpah jabatan sebagai ASN.

Sedangkan terkait kesaksian ketiganya, merupakan saksi fakta. Kalau adanya permintaan dari Menristek Dikti tidak benar, melainkan Menristek Dikti hanya menjalankan amanah undang-undang. Dikatakannya, terungkap dalam persidangan hak-hak Suteki masih diberikan hingga sekarang. Dengan demikian kliennya Rektor Undip juga menjalankan amanah undang-undang.

“Jadi tidak betul kalau reguest, melainkan Menteri hanya menjalankan perintah undang-undang, jadi Menteri hanya menanyakan ke saksi bukan reguest,”sebutnya. (uky/Bj)

Berita Terkini