oleh

Polda Jateng Keluarkan SP2HP Penghentian Kasus Rektor Undip

Faster.id – Kepolisian Daerah Jawa Tengah telah resmi mengeluarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) atas perkara dugaan pencemaran nama baik yang menjerat Rektor Universitas Diponegoro, Prof Yos Johan Utama. Artinya, aduan guru besar Prof Suteki yang telah mengadukan Rektor Undip atas pencemaran nama baiknya kandas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, bahwa SP2HP yang dikeluarkan Dir Reskrimum Polda Jateng Kombes Pol Budi Haryanto yang diberikan pengadu dan teradu sejak tanggal 19 November 2019, dinyatakan penghentian penyelidikan oleh penyidik. Beberapa alasan hukum setelah melalui serangkaian pemeriksaan ke sembilan saksi jajaran karyawan dan dosen Universitas Diponegoro yang digelar secara internal pada tanggal 29 Oktober 2019 tidak memenuhi unsur dua alat bukti.

Berikut alasan dan pertimbangan salinan SP2HP, bahwa perkembangan proses penyilidikan terhadap saudara yang diajukan pengadu (Prof Suteki). Sebagaimana Pasal 310 KUHP menghentikan penyelidikan sejak tanggal 11 November 2019. “Perkara saudara yang laporkan sesuai Perkap tahun 2019, Pasal 9 ayat 2 huruf (b) terkait dengan penyelidikan adalah bukan merupakan tindak pidana dan tidak dapat ditindaklanjuti / ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Menanggapi hasil SP2HP itu, Kuasa Hukum Muhammad Dasuki mengatakan tidak tahu persis pemeriksaan kliennya dengan teradu. Pasalnya, dirinya bukan yang menangani aduan di Polda Jatim, melainkan rekan advokat M Taufik, Solo. “Saya tidak tahu soal hasil perkembangannya mas. Coba tanyakan langsung sama Pengadu hari Rabu ini ada sidang di PTUN Semarang,” tukas dia. (Oky)

Berita Terkini