oleh

Presdir Terpilih Berkomitmen Tak Tebang Pilih Dalam Memberi Bantuan Hukum

UNGARAN- Mantan Asisten Penghubung Komisi Yudisial Provinsi Jawa Tengah, Dr. Bahrul Fawaid, SHI.MSi, terpilih sebagai Presiden Direktur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Bantuan Hukum Rumah Pejuang Keadilan Indonesia (LBH Rupadi) Periode 2020-2025, Masa Bhakti I. Terpilihnya Bahrul mengalahkan empat calon lainnya. Yakni, dan Muhammad Nastain, SH, MKn (advokat), Redentor GA Obe, SH, MH (aktifis), Okky Andaniswari, SH, MH (advokat), dan Sudiyono, SE, SH, MSi, MKn, MH (advokat). Pemilihannya sendiri dilangsungkan di Hotel C3, Ungaran, Kabupaten Semarng.

Cukup unik dalam prosesi pemilihan yang dilangsungkan dalam agenda Kongres Ke-I. Pasalnya dilangsungkan seperti layaknya pesta demokrasi pemilihan umum, maupun pemilihan presiden. Dalam pemilihannya ada kertas suara, bilik suara dan perhitungan surat suara juga dilakukan secara transparan ada saksi. Bahkan usai mencoblos pemilik hak suara yang jumlahnya ada 22 orang juga langsung di cap stempel pada lengannya oleh panitia seleksi. Dalam pemilihan itu, Bahrul memperoleh 9 suara, sedangkan Muhammad Nastain mendapat 6 suara, dengan demikian Nastain dipilih sebagai Sekretaris Jenderal.

Panitia Seleksi Pemilihan Presiden Direkrur DPP LBH Rupadi, Fandila Susanti, mengatakan, agenda pemilihan memang disengaja menggunakan pemilihan satu orang satu suara dan dilakukan secara demokratis. Dengan demikian semua anggota yang jadi pengurus memiliki hak suara. Dikatakannya prosesi tersebut merupakan yang perdana sehingga kedepannya bisa diterapkan terus menerus saat agenda pemilihan yang dilangsungkan dalam Kongres.

“Tadi pemenang 3 besarnya, ada Bahrul, Nastain dan Okky Andaniswari. Karena suaranya mencukupi jadi satu putaran,”kata Fandila, usai pemilihan itu, Jumat (13/3)

Ia mengatakan para calon Presiden Direktur tersebut sebelumnya sudah dilakukan penjaringan, kemudian seleksi berkas dan kampanye. Namun saat hari pelaksanaan ada 1 tambahan calon yang dipilih dari anggota dan pansel.

“Jadi para calon awalnya 4, ditambah 1 calon dipilih saat hari-H. Syarat utama yang bisa jadi calon harus bagian dari dewan pendiri, sedangkan pendirinya ada 12 orang,”jelasnya.

Presiden Direktur DPP LBH Rupadi terpilih, Dr. Bahrul Fawaid, menyampaikan terimakasih atas amanah yang diberikan. Ia memastikan akan berkolabori dengan semua pengurus yang ada dan menjalankan roda organisasi dengan penuh tanggungjawab. Bahrul kemudian menceritakan yang awalnya ia bukanlah bagian dari calon. Namun calon tambahan yang diusulkan dari pansel dan anggota. Dengan guyonan ia menyampaikan apes karena justru terpilih mengalahkan calon yang lebih dulu mendaftar.

“Tapi namanya proses demokrasi, semua berjalan baik. Saya dan mas Nastain selaku Sekjend akan menjalankan roda organisasi dengan sebaik-baiknya,”tandasnya.

Ia juga berjanji segera menyempurnakan struktur pengurus DPP LBH RUPADI bersama tim formatur. Ia senang karena sekalipun LBH tersebut masih persana didirikan, namun sudah banyak kalangan advokat dna praktisi hingga aktifis yang bergabung.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pendiri LBH Rupadi, Chytya Alena Gaby, berharap segera menata organisasi dan menjalankan aktifitas kantor. Ia juga menitipkan program untuk mengadakan pendidikan paralegal, pantauan sidang, dan memperkuat kerjasama dengan berbagai bidang.

“Kami optimis organisasi ini bisa menjadi contoh bagi lembaga bantuan hukum yang lain. Bagaimanapun organisasi dibangun atas dasar musyawarah mufakat, jadi akan berkembang dengan baik. Apalagi para pendirinya banyak memiliki jejaring,”sebutnya. (OAN/008)

Berita Terkini