oleh

Yuk, Kenali Anak Sejak Dini Dari Bahaya Austisme

Semarang, faster.id -Penyakit autisme tak memandang status sosial, ekonomi dan pendidikan. Gejala autisme dapat dikenali pada anak usia dini melalui beberapa cara, yakni terapi tingkah laku, terapi wicara, pendidikan berkebutuhan khsusus dan terapi okupansi.

Dosen Fakultas Olahraga Universitas Negeri Semarang, Ricko Irawan SPd MPd telah melakukan penilitian secara empiris terhadap gejala penyakit autisme. Pendektesian yang diberikan melalui informasi awal dengan mengembangkan aplikasi berbasis 4.0 bernama Software Detection Autism-03.

Langkah pencegahan penyakit autisme yang paling utama adalah mengenali sejak awal gejala anak autisme. Deteksi awal berguna untuk memberikan informasi kepada orang tua untuk selanjutkan dikonsultasikan lebih lanjut ke dokter atau ahlinya,” kata dia, baru-baru ini.

Ia mengatakan penyebab faktor anak mengalami gangguan autisme, seperti faktor genetika, faktor neurobiologis, kondisi kelahiran, makanan beracun dan kondisi keluarga.

Jeste dan Geschwind (2014) gangguan endophenotypes yang kuat mengemukakan faktor patofisiologi dan gen menjadi penyebab yang kuat munculnya penyakit autisme.

Penanganan sejak dini anak autisme sangatlah penting guna melakukan intervensi secara intensif, karena jika penanganan autisme terlambat menyebabkan anak tersebut sulit untuk disembuhkan sehingga akan menghambat perkembangannya.

“Hal yang terpenting dalam menangani penyakit autisme tentunya adalah pencegahan. Pencegahan harus dilakukan sedini mungkin,” ujar Ricko.

Dirinya saat ini mengembangkan model aplikasi berbasis 4.0 untuk rekomendasi secara akurat dalam mengidentifikasi anak autisme usia 1 sampai 3 tahun. Sehingga dengan alat yang saya ciptakan ini bisa mempermudah masyarakat memperoleh informasi bagaimana cara mengenali anak autisme sejak usia dini secara gratis dan mudah. (007)

Berita Terkini